PERAN WANITA INSPIRATIF DALAM PILKADA TEMA SOSIALISASI PUG KELURAHAN SUKUN

  • Jul 18, 2024
  • Eko Zainnudin
  • PEMERINTAHAN, LEMBAGA KELURAHAN

Sosialisasi Pengarusutamaan Gender (PUG) Kelurahan Sukun

 

    Sosialisasi Pengarusutamaan Gender (PUG) yang mengusung tema "Persamaan Gender dalam Rangka Partisipasi PILKADA" dilaksanakan oleh Kelurahan Sukun Sub Kegiatan Penyelenggaraan Lembaga Kemasyarakatan pada Kamis 18 Juli 2024 bertempat di Gedung Aula Kelurahan Sukun. Hadir pada kegiatan ini Lurah Sukun Andin Yunistiyanto Sp MM, Ketua TP PKK Kelurahan Sukun Vitri Handayani P, SP, Kepala Sie Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Sukun Satik, S.E, Perwakilan perempuan dari PKK Kelurahan dan PKK RW, Linmas, Kelurahan Tangguh, Kelurahan siaga, dan Tenaga Kesejahteraan Sosial (TKS) Kelurahan Sukun.

      Membuka kegiatan ini Lurah Sukun menyampaikan "manfaat pengarusutamaan gender diantaranya perempuan dapat memperoleh akses yang sama kepada sumber daya pembangunan, dapat berpartisipasi yang sama dalam proses pembangunan, termasuk proses pengambilan keputusan, memperoleh manfaat yang sama dari hasil pembangunan dan memiliki kontrol yang sama atas daya pembangunan" begitu pungkasnya.

     Pengarusutamaan gender merupakan strategi yang dilakukan secara rasional dan sistematis untuk mencapai dan mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender dalam sejumlah aspek kehidupan manusia melalui pelaksanaan kebijakan, program, monitoring, dan evaluasi serta kerjasama dengan pihak luar dan atau pihak eksternal. Kesetaraan gender merupakan kesamaan kondisi laki-laki dan perempuan untuk memperoleh hak-haknya dalam kegiatan politik, budaya, pendidikan, pertahanan dan keamanan. Pada kegiatan ini disampaikan dua materi yaitu dari Dinas Sosial P3AP2KB Kota Malang "Kesetaraan Gender dalam Kehidupan Partai Politik" oleh Dra. Ani Rahmawiyati, M.Si Kabid Pemberdayaan perempuan Dinas Sosial P3AP2KB Kota Malang dan materi dari Panitia Pemungutan Suara (PPS) Sukun "Peran Wanita Dalam Pesta Demokrasi" oleh Annas Suryoprayogo Divisi Teknis PPS Sukun, "Partisipasi perempuan dalam pesta demokrasi sangatlah penting untuk membangun masyarakat yang inklusif dan berkeadilan, dengan meningkatkan partisipasi perempuan dalam politik, kita dapat memastikan bahwa suara dan kebutuhan perempuan di dengar dan diwakili dalam proses pengambilan keputusan, marilah bersama-sama mendorong dan memberdayakan perempuan untuk mengambil peran aktif dalam demokrasi demi masa depan yang lebih cerah bagi semua", begitu ungkap Annas menutup materinya. (Elief-KIM Nukus)