Kawal Praktikum Mahasiswa UMM, Lurah Sukun Dorong Solusi Nyata Literasi Digital Remaja
- May 07, 2026
- ELIEF PROVITA YUDRA
- PEMERINTAHAN, SOSIAL
MALANG – Pemerintah Kelurahan Sukun menunjukkan komitmen nyata dalam mengawal penyelesaian masalah psikososial di masyarakat dengan menggandeng Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Sinergi lintas sektor ini diwujudkan melalui program praktikum mahasiswa yang diterjunkan langsung ke lapangan pada Kamis (7/5/2026), guna memetakan sekaligus merancang intervensi yang tepat sasaran bagi warga, khususnya terkait isu literasi digital.
Melalui pendampingan intensif dari Lurah Sukun dan petugas Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) setempat, para mahasiswa melakukan serangkaian observasi dan wawancara mendalam. Fokus utama praktikum ini adalah mengidentifikasi masalah psikososial yang tengah berkembang. Salah satu temuan krusial di lapangan adalah pesatnya perkembangan teknologi digital yang tidak diimbangi dengan literasi yang memadai, sehingga berkontribusi besar terhadap meningkatnya angka kecanduan gawai (gadget) di kalangan remaja.
Lurah Sukun menyambut antusias kolaborasi strategis antara instansi pemerintahan dan perguruan tinggi ini.
“Sinergitas ini dapat menjembatani teori di kelas dengan realitas di lapangan ketika mahasiswa terjun langsung ke tengah masyarakat,” tegas Lurah Sukun saat mendampingi kegiatan mahasiswa, Kamis (07/05/2026).
Lebih lanjut, pihak kelurahan memastikan dukungan penuh terhadap seluruh proses praktikum. Dukungan tersebut meliputi pendampingan pemetaan masalah, penyediaan tempat pelaksanaan, hingga memfasilitasi akses mahasiswa ke kelompok sasaran seperti keluarga dan remaja. Hal ini dilakukan agar intervensi psikologis yang dirancang benar-benar relevan dengan kondisi nyata warga.
Manfaat nyata dari kolaborasi ini turut dirasakan langsung oleh para peserta praktikum. Baiq Nayla Rofifa Hasanatul, salah satu mahasiswi Fakultas Psikologi UMM, merasa sangat terbantu dengan keterbukaan dan fasilitas dari pemerintah setempat.
"Kegiatan turun lapang ini membantu kami memahami penerapan teori psikologi secara langsung di masyarakat. Pendampingan dari Kelurahan Sukun sangat memudahkan kami dalam berinteraksi dengan warga dan memahami kondisi di lapangan," ungkapnya.
Melalui kolaborasi akademisi dan pemerintah kelurahan ini, diharapkan lahir solusi aplikatif untuk mengatasi krisis literasi digital di era modern. Ke depannya, langkah nyata ini tidak hanya berfungsi sebagai wadah untuk mengasah kompetensi profesional mahasiswa, tetapi juga membawa dampak positif yang berkelanjutan bagi kesejahteraan mental dan sosial masyarakat Kelurahan Sukun.